![]() |
| Ilustrasi Ular Berkaki Empat |
Mendekati hari kiamat, banyak pertanda yang diramalkan akan bermunculan sebagai pertanda hari kiamat akan segera tiba. Salah satunya yaitu dengan munculnya ular berkaki. Bahkan, banyak cerita tentang munculnya ular berkaki dibeberapa belahan dunia yang tersebar di dunia maya. Namun, seperti apakah fakta dibalik itu semua?.
Pertanda tersebut merujuk pada sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya tanda-tanda (Kiamat) yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat dan keluarnya binatang kepada manusia pada waktu Dhuha. Mana saja yang lebih dahulu muncul, maka yang satunya akan terjadi setelahnya dalam waktu yang dekat.” (HR. Muslim). sumber: infoyunik.com
Banyak para tafsir hadist yang mengatakan bahwa dabbah adalah ular yang mengawasi dinding Ka’bah, yang disambar oleh elang ketika orang-orang Quraisy hendak membangun Ka’bah. Pendapat ini dinisbatkan oleh al-Qurthubi kepada Ibnu ‘Abbas ra. Hanya, beliau tidak menyebutkan sumbernya (sumber: infoyunik.com). Namun, apakah binatang yang banyak diceritakan di media sosial akhir-akhir ini adalah Dabbah yang disabdakan oleh Rasulullah SAW? Admin pun tidak mengetahuinya, karena admin memang bukanlah pakar di bidang itu. Lebih baik kita bertanya pada pakarnya.
Ahli herpitologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy sebagaimana dilansir oleh instagram cerita dan fakta menjelaskan bahwa hewan mirip ular tersebut yang banyak tersebar di sosial media sebagai pertanda kiamat bukanlah ular, melainkan hewan yang termasuk dalam kelompok kadal (reptil). Dalam bahasa ilmiah, kadal ini dikenal dengan nama Lygosoma Quadrupes.
Amir menyebut kadal jenis ini memang tergolong jarang bisa dilihat manusia. Pasalnya, kadal ini hidup di lapisan sarasah yang merupakan dunia kecil di atas tanah. Lokasi ini biasanya di huni khususnya oleh berbagai hewan dekomposer seperti kumbang tanah, lipan, ulat kaki seribu, cacing tanah, kapang, hingga berbagai jenis jamur. Amir menambahkan, bahwa hewan yang habitatnya tersebar di Asia Tenggara ini bereproduksi dengan cara bertelur.
So, itulah fakta yang kita ungkap dalam cerita kali ini. Apabila teman-teman punya opini menarik lainnya. Silahkan berkomentar.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar